
Cara Mengetahui Pod Yang Berkualitas
Sept 19 — 2024
Cara Mengetahui Pod yang Berkualitas
Sobat sudah tahu belum jika rokok elektrik bukan hanya vape saja loh? Yuk kenali saudara rokok elektrik vape yaitu pod. Pod merupakan rokok elektrik yang cara kerjanya hampir mirip dengan vape namun tetap ada perbedaan yang sangat terlihat. Jika dilihat dari bentuk fisik pasti sobat dapat membedakan mana yang vape dan mana yang pod.
Pod memiliki bentuk fisik yang kecil, simple dan ringan. Sama halnya dengan vape, pod juga membutuhkan liquid. Saat ini banyak sekali orang yang memilih menggunakan pod dengan alasan lebih simpel dan praktis. Selain itu, ada anggapan jika menggunakan pod menjadi lebih stylish. Sebelum sobat membeli pod pahamilah terlebih dahulu tips-tips dalam menentukan pod yang berkualitas agar sobat tidak menyesal.
-
Jenis jenis pod
Pod memiliki dua jenis sistem yang bekerja yaitu open system dan close system. Open system sama halnya dengan vape pada umumnya yaitu dapat diisi ulang secara manual dengan liquid sehingga liquid yang akan digunakan bisa sobat kreasikan sendiri seperti campuran antara a dan b sehingga menghasilkan rasa yang cukup autentik. Sedangkan close system merupakan pod yang menggunakan sebuah catridge.
Jika ingin menggunakan pod yang jenis close system maka tidak dapat mengkreasikan liquid sesuai keinginan. Untuk pemasangan liquid sangatlah mudah. Namun, penggunaan catridge bisa dibilang cukup boros karena satu catridge hanya bisa bertahan selama 1 sampai 2 minggu dengan harga Rp50.000 per satu catridge, maka selama 1 bulan sobat bisa menghabiskan antara 100 sampai 200 ribu untuk membeli cartridge. Tak kalah pentingnya pilihlah produk original. Jangan pernah tergiur dengan harga yang lebih murah dari harga resmi yang telah ditentukan.
-
Review produk
Wajib mencari tahu review pod yang akan sobat beli. Hal ini berfungsi agar tidak ada rasa salah pilih produk yang akhirnya muncul rasa penyesalan. Kejadian tersebut jangan sampai terjadi ya sobat.
-
Jenis liquid
Liquid untuk pod memiliki dua jenis yaitu free base nicotine dan salt nicotine. Kedua jenis liquid tersebut diperuntukkan untuk pod yang menggunakan open system sedangkan pod yang menggunakan close system tidak perlu menggunakan liquid atau sobat tidak perlu membeli liquid karena catridge yang sobat beli berisikan liquid yang bisa digunakan. Selain itu, jika pun sobat ingin membeli liquid secara terpisah sobat tidak bisa mengisi catridge secara mandiri ya.
-
Baterai
Seperti yang sobat ketahui ukuran baterai pod cenderung lebih kecil dibandingkan dengan vape sehingga daya tahan atau daya guna pod bekerja secara optimal selama 3 bulan saja. Setelah 3 bulan, kinerja baterai semakin menurun dan disarankan untuk mengganti baterai pod setiap 3 bulan sekali untuk menghasilkan kinerja yang optimal.
-
Budget
Seperti yang sobat ketahui di atas, pemilihan sistem pada pod sangat berpengaruh terhadap budget yang akan dikeluarkan. Jika sobat memilih pod yang menggunakan open system budget yang sobat keluarkan cenderung lebih murah. Serta, jika sobat memilih pod yang menggunakan close system budget yang sobat keluarkan cenderung lebih mahal karena satu catridge hanya dapat bertahan selama 1 sampai 2 minggu saja namun lebih higienis.
Apapun jenis pod yang akan sobat beli. Wajib dijadikan pertimbangan utama ketika memilih pod yaitu pilihlah pod yang original. Jangan menggunakan yang KW atau tiruan karena hal tersebut dapat mempengaruhi kinerja produk dan juga dapat mengeluarkan dampak buruk untuk penggunanya.
Baca yang lainnya




